Portalterkini.com – Sultra – Konawe, Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1443 H, sejumlah lembaga Adat putra daerah gelar pencucian benda pusaka peninggalan leluhur Budaya Suku Tolaki.
Pencucian benda pusaka tersebut dipimpin langsung oleh Dewan Sara Adjemain Suruambo, S.SI.M.Sos yang di gelar di Rumah Adat Laika Mbu\’u Kelurahan Meluhu, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Senin, 09/08/2021.
Hal itu dilakukan adalah salah satu ciri khas Suku Tolaki dalam melestarikan Adat dan Budaya Suku Tolaki secara turun temurun.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh 3 (Tiga) Lembaga Adat Tolaki yakni Bawa\’a Pobende Sarano (BANDERANO) Tolaki, Ta\’awu No Tolaki, Anandolaki Mepokoaso, Rimbutako Ana Wonua (RIMBA), Lingkar Pemuda Masyarakat Tolaki (LPMT) Sultra, Pobende Sara Wonua Ndolaki Kolaka Timur. Selain itu juga di hadiri oleh tokoh Adat Kelurahan Meluhu (Puutobu), Tokoh Adat Desa Lamelai, serta dihadiri oleh seluruh masyarakat setempat.
- Penyaluran bibit sawit di Konut diduga bermasalah, APLH Sultra minta kejati dan BPK RI audit serta proses hukum
- Idul Adha 1447 H, Kadin Sultra Salurkan 3 Ekor Sapi ke Warga Kendari
- Aksi Jilid II GEMPUR Pertanyakan Urgensi Hibah Rp1,9 Miliar untuk Pagar Lahan Kosong Kejari Konawe
- Dukung Program Kementerian, Lapas kelas II A Kendari, Sukses Panen Raya Jagung Hasil Edukasi warga binaan
- Kadin Sultra Luncurkan Sufana Sari Kedelai di Konawe, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Menurut Irham kerap disapa Momaka (Nakal) ia mengatakan bahwa kegiatan Pencucian Benda Pusaka Suku Tolaki ini sering dilakukan setiap 1 Muharram tiba. Lanjut ia katakan, karena kegiatan ini adalah salah satu ciri khas Suku Tolaki dalam melestarikan benda – benda Pusaka Peninggalan para leluhur, khususnya Suku Tolaki. Kata Irham Rama Momaka pada media ini.
Untuk diketahui, jumlah peserta yang kurang lebih 500 orang dari berbagai macam daerah, seperti Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Kota Kendari, dan Kabupaten Kolaka Timur.
Sampai berita ini terbit, kegiatan tersebut masih sedang berlangsung.
