MajalahSultra.Com, Kendari : Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Cabang Kota Kendari menyatakan sikap tegas dan mengecam keras tindakan kekerasan/penganiayaan yang menimpa kader PMII Bernama Pedro.
Terlebih lagi, terdapat dugaan kuat keterlibatan oknum anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam insiden tersebut.pada hari seninTanggl 6/4/2026
Kajadian tersebut bermula saat kader kami Sedang duduk di gazebo Kampus salah satu fakultas, kemudian datang sekolompok dan Melontarkan kalimat mengajak berduel , Korban Inisial P. Menolak , berjalanya waktu tiba-tiba pelaku melakukan pemukulan ke arah korban disitulah pengeroyokan terjadi hingga Anggota kelompok pelaku tersebut mencabut sebuah badik hingga penikaman pun terjadi .
Tindakan ini merupakan pelanggaran nyata diduga dinsinyalir ada Keterlibatan Oknum anggota polri yang sampai hari masih secara kelembagaan kami mendalami indentitas oknum tersebut,
Dan ini pelanggaran keras terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan mencederai demokrasi
Kami pun Mendesak Aparat Penegak hukum Kapolresta dan Polda Sultra untuk segera melakukan investigasi menyeluruh, transparan, dan objektif terkait dugaan keterlibatan oknum anggotanya
Meminta agar pelaku penganiayaan diproses secara hukum, baik melalui sidang etik profesi maupun jalur pidana umum jika terbukti, guna memastikan keadilan bagi korban.
Menginstruksikan kepada seluruh kader PMII se-Kota Kendari untuk tetap satu komando, mengawal kasus ini hingga tuntas, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi dalam memperjuangkan keadilan
