Palembang – Ribuan Aksi Demo Mahasiswa UIN Palembang, Forum Suara Mahasiswa, DPD, DPC GMNI, Universitas Muhammadiyah Palembang, yang menggelar aspirasinya ke gedung DPRD provinsi Sumsel. Tetapi mereka di hadang dan dipasang kawat berduri di jalan POM IX. Mahasiswa berorasi di simpang lampu merah Jalan POM IX. Senin (11/4/2022).
Wakil dari UIN, Forum Suara Mahasiswa Palembang, DPD dan DPC GMNI dan UMP mengatakan, \” kami memperjuangkan kesejahteraan masyarakat akan tetapi hingga saat ini para wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD untuk mendengar tuntutan kami,\” katanya
- Dukung Program Kementerian, Lapas kelas II A Kendari, Sukses Panen Raya Jagung Hasil Edukasi warga binaan
- Kadin Sultra Luncurkan Sufana Sari Kedelai di Konawe, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
- Anton Timbang Torehkan Prestasi Selama Memimpin Kadin Sultra
- Diduga Lahan Warga Diserobot Oknum Anggota TNI, PERAK SULTRA Desak DPRD Sultra dan Pemkab Bombana Bertindak
- Kasi Pidsus Kejari Kolaka Diduga Terima Suap Proyek RSUD Koltim, GMA Sultra Minta Kejagung RI usut Tuntas
Lanutnya, \” Adapun tuntutan kami adalah
- Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menolak gagasan penundaan Pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden.
- Mendesak Presiden Jokowi kembalikan kestabilan bahan pokok.
- Mendesak Presiden Jokowi mengembalikan harga BBM.
- Mendesak Presiden Jokowi kembalikan PPN.
- Mendesak Presiden Jokowi membatalkan IKN,\” paparnya
Ketua DPRD provinsi Sumsel, Anita Noengherwati menambahkan, saya akan menyampaikan atau meneruskan tuntutan para mahasiswa dan aliansi BEM se-Sumsel ke Pusat. Dan saya telah menandatangani tuntutan mereka,\” pungkasnya.
Yang lebih menarik lagi diantara para pedemo aksi mahasiswa, muncul dua orang anak-anak mengamen mencairkan suasana dengan menyanyikan lagu sholawat. ( Ocha )


















