Palembang – Ribuan Aksi Demo Mahasiswa UIN Palembang, Forum Suara Mahasiswa, DPD, DPC GMNI, Universitas Muhammadiyah Palembang, yang menggelar aspirasinya ke gedung DPRD provinsi Sumsel. Tetapi mereka di hadang dan dipasang kawat berduri di jalan POM IX. Mahasiswa berorasi di simpang lampu merah Jalan POM IX. Senin (11/4/2022).
Wakil dari UIN, Forum Suara Mahasiswa Palembang, DPD dan DPC GMNI dan UMP mengatakan, \” kami memperjuangkan kesejahteraan masyarakat akan tetapi hingga saat ini para wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD untuk mendengar tuntutan kami,\” katanya
- Kapolresta Kendari Kombes Pol Safi’i Nafsikin, S.H., S.I.K., M.H. silaturahmi ke-Dandim 1417 kendari, pererat Sinergisitas
- Tak Miliki Izin PKKPRL dan AMDAL, PELITA SULTRA Dorong Kementerian Perhubungan RI Cabut Izin Tersus PT TMN
- 10 tahun Beroperasi dan Timbulkan dampak lingkungan, Tambang Pasir di Sabulakoa Konsel Tuai soroton
- 30 Hari Mengabdi di Rakadua, Mahasiswa KKN Tinggalkan Sejumlah Program untuk Masyarakat.
- Hadir di Istana Kepresidenan RI, Kadin Sultra Usulkan Hilirisasi Aspal Buton Masuk Proyek Strategis Nasional
Lanutnya, \” Adapun tuntutan kami adalah
- Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menolak gagasan penundaan Pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden.
- Mendesak Presiden Jokowi kembalikan kestabilan bahan pokok.
- Mendesak Presiden Jokowi mengembalikan harga BBM.
- Mendesak Presiden Jokowi kembalikan PPN.
- Mendesak Presiden Jokowi membatalkan IKN,\” paparnya
Ketua DPRD provinsi Sumsel, Anita Noengherwati menambahkan, saya akan menyampaikan atau meneruskan tuntutan para mahasiswa dan aliansi BEM se-Sumsel ke Pusat. Dan saya telah menandatangani tuntutan mereka,\” pungkasnya.
Yang lebih menarik lagi diantara para pedemo aksi mahasiswa, muncul dua orang anak-anak mengamen mencairkan suasana dengan menyanyikan lagu sholawat. ( Ocha )
