Portalterkini.com, Sultra – Konawe – Terkait viralnya pemberitaan hewan ternak sapi Desa Polua Kecamatan Sampara dimedia sosial beberapa hari lalu, kini ditanggapi oleh Kepala Desa (Kades) Polua dan angkat bicara.
Hendo, A.Ma Kades Polua Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe menjelaskan pada media ini bahwa pengadaan hewan ternak sapi tahun 2020 lalu yang sebenarnya adalah 51 ekor, bukan 70 ekor. Sabtu, 25/09/2021.
- Aktivitas Holing ST Nikel diduga Over Dimensi, Ancam Keselamatan warga: Polda Sultra di minta tertibkan
- dituding Menambang Illegal dan tak Kantongi Izin PPKH, Direktur PT PUP Menepis “itu tudingan menyesatkan”
- Penyaluran bibit sawit di Konut diduga bermasalah, APLH Sultra minta kejati dan BPK RI audit serta proses hukum
- Idul Adha 1447 H, Kadin Sultra Salurkan 3 Ekor Sapi ke Warga Kendari
- Aksi Jilid II GEMPUR Pertanyakan Urgensi Hibah Rp1,9 Miliar untuk Pagar Lahan Kosong Kejari Konawe
\”Pengadan sapi tahun di tahun 2020 itu hanya 51 ekor bukan 71 ekor,\” jelasnya
Lanjut Hendo Kades Polua, ia menegaskan, apa yang di katakan oleh masyarakat atau sumber itu tidaklah benar. Sebab sebelumnya, pengadaan sapi di tahun 2020 lalu adalah sebanyak 66 ekor sapi. Tetapi dengan adanya perubahan sehingga menjadi 51 ekor, karena di tahun 2020 lalu itu kedaruratan Covid 19.
\”Apa yang di sampaikan oleh warga atau sumber itu tidak benar. Saya berharap kepada warga ataupun sumber lainnya agar tidak memberikan informasi tanpa mengetahui kebenarannya dan memiliki bukti yang akurat,\” Pungkasnya.


















