Portalterkini.com, – Pandeglang – Banten | Ramai di beritakan terkait pemotongan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa ( DD) tahap 1 di Desa Surianeun Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang – Banten yang di lakukan oleh oknum Rukun Tetangga (RT) kepada para penerima manfaat.
Saat diwawancarai, Camat Patia mengatakan bahwa pihaknya selaku Camat akan memanggil Kepala Desa Surianeun untuk di mintai keteranganya. Minggu, 8/5/22
Hasil saat turun langsung kelapangan menanyakan dan mewawancarai KPM dan oknum RT ia mengatakan bahwasanya salah Satu KPM hanya menerima uang bansos BLT sebesar Rp.300.000 karena di potong dan diambil oleh oknum RT atas nama Rudin dengan alasan untuk dibagikan ke masyarakat yang tidak mendapatkan.
- Hadir di Istana Kepresidenan RI, Kadin Sultra Usulkan Hilirisasi Aspal Buton Masuk Proyek Strategis Nasional
- Kadin Sultra Bertemu Prabowo, Tegaskan Komitmen Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
- Anggota Aktif DPRD Sultra “SP” Resmi ditetapkan tersangka Kasus Tambang Batu Ilegal di Konsel
- Aktivitas Holing ST Nikel diduga Over Dimensi, Ancam Keselamatan warga: Polda Sultra di minta tertibkan
- dituding Menambang Illegal dan tak Kantongi Izin PPKH, Direktur PT PUP Menepis “itu tudingan menyesatkan”
Sebelumnya kepala Desa Surianeun saat dikonfirmasi melalui Pesan WhatsApp ia mengatakan kami membagikan Blt dana desa di kantor desa Surianeun sesuai nama penerima manfaat. Terkait adanya dugaan pemotongan yang dilakukan oknum Rt, itu diluar kebijakan kami. ucap Muhammad Rizali Assukron selaku kepala Desa.
Sementara itu TB. Entus selaku Camat Patia Saat dikonfirmasi lewat telpon seluler ia mengatakan sebenarnya gini setelah terbitnya berita terkait adanya dugaan pemotongan BLT Dana Desa di Desa Surianeun, saya langsung hubungi Kades Desa Surianeun nya, untuk menanyakan benar apa tidaknya\”dan saya sudah hubungi pak kadesnya untuk datang ke kantor kecamatan patia hari Senin. tegasnya.
\”Kalau memang benar, adanya pemotongan oleh oknum RT tersebut saya akan kasih teguran nantinya.\” Singkatnya.
Sumber/Laporan : Nuryahman
