Portalterkini.com, – KONSEL – Mendengar dan menyerap aspirasi merupakan hal biasa dilakukan pejabat negara, anggota legislatif, kepala daerah hingga Presiden dalam suatu forum. Baik suasana formal maupun informal.
Suasana penuh hangat kadang mewarnai pertemuan. hal itu lumrah terjadi.
Namun sedikit berbeda yang dilakukan Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel) Rasyid S.Sos M.Si. Kesederhanaan ditunjukannya selaku 02 di daerah ini.
Dalam rangka meningkatkan etos kerja dan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN), ia mendengarkan aspirasi para pejabat eselon III dengan cara bersila bersama di halaman upacara Kantor Bupati, Senin (3/1), digelar usai memimpin Apel Pagi Gabungan.
Keakrabanpun tampak jelas terlihat dalam perbincangan yang kadang diselingi canda mencairkan suasana tegang
\”Saya ingin dengar langsung masukan pejabat eselon III bagaimana memotivasi diri dalam meningkatkan pelayanan publik dan terkait kedisiplinan pegawai. Bicara lepas saja jangan ada yang ditahan tahan,\”ujar Wabup Rasyid, sebelumnya ia juga telah mendengarkan saran para pejabat eselon II dalam rapat pekan lalu
Tidak boleh ada perasaan sungkan dalam menyampaikan saran dan masukan.\”Semua uneg-uneg yang menjadi hambatan dalam bekerja silahkan disampaikan dalam forum nonformal ini, kita sedang mencari formula terbaik untuk melakukan perubahan perilaku terkait kedisiplinan pegawai dan etos kerja aparatur,\”timpalnya
- Dukung Program Kementerian, Lapas kelas II A Kendari, Sukses Panen Raya Jagung Hasil Edukasi warga binaan
- Kadin Sultra Luncurkan Sufana Sari Kedelai di Konawe, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
- Anton Timbang Torehkan Prestasi Selama Memimpin Kadin Sultra
- Diduga Lahan Warga Diserobot Oknum Anggota TNI, PERAK SULTRA Desak DPRD Sultra dan Pemkab Bombana Bertindak
- Kasi Pidsus Kejari Kolaka Diduga Terima Suap Proyek RSUD Koltim, GMA Sultra Minta Kejagung RI usut Tuntas
Setelah dipersilahkan menyampaikan pendapat, para Sekretaris Dinas, Kepala Bagian dan Kepala Bidang satu persatu mengeluarkan saran masukannya.
Pembayaran Tambahan Pokok Penghasilan (TPP), penegakan reward dan punishment secara konsisten, pelibatan mulai dari perencanaan dan pelaksanaan kegiatan di instansi masing-masing mendominasi keseluruhan saran mereka. Juga sama yang diinginkan pejabat eselon II dikesempatan lain.
Menyikapi hal tersebut, Wabup Rasyid dibawah teriknya matahari pagi berjanji bakal memperjuangkan dan menindaklanjuti dengan melaporkannya terlebih dahulu ke Bupati Surunuddin Dangga.
\”Kita tampung dulu sarannya, selaku bidang pengawasan akan jadi perhatian utama saya, tentu setelah menyampaikan ke Bupati. Namun Insya Allah semua kita jalankan demi mewujudkan good governance melalui peningkatan pelayanan publik untuk kemajuan daerah dan mendorong kesejahteraan aparatur dan masyarakat umum,\”imbuhnya
Selain itu, optimalisasi sinergitas diseluruh tingkatan level aparatur yang melandasi terbentuknya Kepemimpinan kuat dan berjalan majunya suatu institusi jadi feedbacknya dengan melibatkan keseluruhan dalam kegiatan dinas masing-masing.
\”Kepemimpinan yang kuat bukan yang otoriter dan pelit sama staf dan hanya melibatkan beberapa orang saja. Bangun kerjasama tim dan perilaku saling menghargai serta membayarkan hak orang bisa dikombinasikan dalam mendorong kedisiplinan dan kinerja, kita perlu pejabat punya jiwa seperti ini, sekaligus jadi atensi serius kami bersama Bupati,\”tandasnya tegas dihadapan sekitar 70an pejabat eselon tersebut.
Laporan Dedi Wardani, S.E
