Portalterkini.com, Sultra – Konawe – Bantahan terhadap penggelembungan data santri di pondok pesantren Al hidayah yang di naungi yayasan Miftahul Huda disayangkan oleh lembaga Projo Konawe.
Pimpinan Pondok pesantren Al-Hidayah yang terletak di Desa Tetemotaha Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe membantah adanya dugaan penggelembungan data santrinya.
Hal ini seperti di ucapkan oleh Ustad Nur kholik selaku pimpinan ponpes tersebut dengan mengatakan kepada awak media, bahwa tudingan tersebut salah alamat. Sementara itu wakil ketua Bidang Komunikasi, Informasi dan Media Sosial, Efendi Projo Konawe menegaskan bahwa ia menduga dengan kuat bahwa memang Pimpinan Ponpes Al-Hidayah tersebut menggelembungkan data santrinya untuk kepentingan yang tidak diketahui seperti diungkapkan salah satu rekannya \’Maja Meronda\’ beberapa hari lalu.
- Penyaluran bibit sawit di Konut diduga bermasalah, APLH Sultra minta kejati dan BPK RI audit serta proses hukum
- Idul Adha 1447 H, Kadin Sultra Salurkan 3 Ekor Sapi ke Warga Kendari
- Aksi Jilid II GEMPUR Pertanyakan Urgensi Hibah Rp1,9 Miliar untuk Pagar Lahan Kosong Kejari Konawe
- Dukung Program Kementerian, Lapas kelas II A Kendari, Sukses Panen Raya Jagung Hasil Edukasi warga binaan
- Kadin Sultra Luncurkan Sufana Sari Kedelai di Konawe, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
\”Kami telah lakukan pencarian bukti berupa data pesantren dan kondisi belajar serta jumlah santrinya sesuai yang terdapat di dalam data yang kami dapatkan dan hasilnya memang sangat jauh berbeda dengan data yang ada, kami tidak akan sembarang menduga tanpa bukti Berdasarkan data jumlah santri yang telah kami pegang\”, ujarnya
Lebih lanjut Effendi menjelaskan, bahwa pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah sengaja ingin mengelabui masyarakat dan pemerintah terkait keberadaan santri di ponpes tersebut.
\”Di dalam Akta Notarisnya disebutkan bahwa Miftahul Huda adalah nama yayasan, sedangkan Al-Hidayah adalah nama Pondok Pesantren, yang kami ketahui sampai saat ini bahwa yayasan Miftahul Huda menaungi Pondok Pesantren Al-Hidayah, PAUD, MTs Miftahul Huda dan SMK Bastren Miftahul Huda,\” beber Efendi
Tak hanya itu, Efendi juga mengatakan, dalam waktu dekat ini Lembaga Projo Konawe akan melaporkan hal ini kepada pihak yang berwajib sebagai bentuk keseriusan dalam menangani persoalan ini.
\”Kami sudah buatkan Laporannya selanjutnya menunggu pengesahan Ketua untuk kami antar ke pihak yang berwajib. Setelah itu kami akan mengusut beberapa Dana yang telah diberikan kepada SMK BASTREN MIFTAHUL HUDA yang kami yakini juga bahwa terdapat manipulatif terhadap administrasinya,\” Tutup Efendi.
