Portalterkini.com, – Palembang – Dirjen PPK Trans Ri gelar pelatihan untuk menunjang kualitas dan skill Paguyuban Mahasiswa Anak Transmigrasi (PMAT) UIN Raden Fatah Palembang, PMAT Universitas Jendral Soedirman, PMAT STIT Batam di Hotel Mercure Ancol Jakarta 6-8, Desember 2021.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong setiap kader Paguyuban Mahasiswa Anak Transmigran (PMAT) Mampu untuk bersaing dan menjadikan dirinya sebagai Wirausahawan yang mandiri untuk membangun wilayah transmigrasinya Masing-masing.
Dalam sambutanya Direktur Sosial Budaya PPK Trans mengucapkan. \”Di era kemajuan teknologi yang sangat pesat ini tidak ada pekerjaan yang aman untuk kita, saya ingin ketika adek adek lulus kuliah jangan lagi berharap menjadi pegawai atau pun PNS, karna saat ini hampir seluruh lowongan sudah bisa di isi dengan mesin yang canggih.\”
Ia Juga mendorong agar anak – anak Paguyuban Mahasiswa Transmigran menjadi wirausaha yang mandiri. \” Saya berharap ketika adek – adek Paguyuban Mahasiswa Anak Transmigran lulus mampu menjadi seorang wirausahawan mandiri dan bisa membuka lowongan kerja untuk masyarakat khusus nya warga Transmigrasi\” Ucapnya.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari 2 malam, 2 hari di laksanakan di jakarta dan 1 hari di Kabupaten Bogor Jawa Barat guna menunjang kulitas kader PMAT.
- Dukung Program Kementerian, Lapas kelas II A Kendari, Sukses Panen Raya Jagung Hasil Edukasi warga binaan
- Kadin Sultra Luncurkan Sufana Sari Kedelai di Konawe, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
- Anton Timbang Torehkan Prestasi Selama Memimpin Kadin Sultra
- Diduga Lahan Warga Diserobot Oknum Anggota TNI, PERAK SULTRA Desak DPRD Sultra dan Pemkab Bombana Bertindak
- Kasi Pidsus Kejari Kolaka Diduga Terima Suap Proyek RSUD Koltim, GMA Sultra Minta Kejagung RI usut Tuntas
Dalam kunjungan di PT SWEN di kabupaten Bogor Mahasiswa Paguyuban Anak Transmigran di perkenalkan dengan pengelolahan Biogas dan juga Pertanian Hidroponik.
Direktur utama PT. SWEN Sri Wahyuni menceritakan kisah Hidupnya sebagai Anak Transmigrasi hingga Menjadi sukses seperti saat ini. \” Saya dulu hidup di pedalaman untuk sekolah saya harus naek sepeda ontel sejauh 16 Km, ketika kuliah saya bahkan pernah mencuci mobil Dosen Agar mendapatkan Uang jajan Tambahan\”
Ia juga memperkenalkan Biogas hasil karyanya pada Mahasiswa Paguyuban Anak Transmgran \”Biogas ini merupakan trobosan untuk mengganti BBM dan Listrik, karna selain Ramah lingkungan, bahan untuk membuat biogas ini sangat mudah untuk di dapat dan bisa di perbaharui\” ucapnya.
Sri Wahyuni juga mengajak Anak – Anak Paguyuban Mahasiswa anak Transmigran untuk berkeliling untuk melihat langsung proses pengelolaan Biogas dari awal hingga siap pakai dan pertanian yang adi di PT nya tersebut.(Ocha/Rill)


















