Portalterkini.com, – Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan dengan luas wilayahnya yang mencapai 10.503,69 km² membuat jajaran Kepolisian Polres Selayar, senantiasa mawas diri, memasang mata, dan telinga untuk memastikan kondusifitas dan stabilitas Kamtibmas di wilayah hukumnya.
Untuk itu, personil Patmor yang diback up oleh tim gabungan dari Satuan Sabhara, Reskrim, Satlantas, dan Resmob Polres Selayar, rajin mengontrol kondisi keamanan dan menekan segala bentuk potensi gangguan kamtibmas serta kejahatan jalanan.
Komitmen untuk menekan perilaku kejahatan jalanan dan aksi ugal-ugalan kawanan remaja, kembali ditunjukkan Personil Gabungan Polres Selayar dan unsur Provos yang bertujuan untuk memastikan pelaksanaan standar operating prosedur (SOP) dalam giat operasi.
Giat operasi yang digencarkan pada hari, Minggu, (9/4) siang tersebut, menyisir ruas jalan Tanah Tappu, Puncak Tanadoang, Desa Bontomarannu, Kecamatan Bontomanai.
Penyisiran dilakukan dengan mendasari rekaman video balap liar, yang masuk dan diterima melalui akun media sosial Polres Selayar.
- Dukung Program Kementerian, Lapas kelas II A Kendari, Sukses Panen Raya Jagung Hasil Edukasi warga binaan
- Kadin Sultra Luncurkan Sufana Sari Kedelai di Konawe, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
- Anton Timbang Torehkan Prestasi Selama Memimpin Kadin Sultra
- Diduga Lahan Warga Diserobot Oknum Anggota TNI, PERAK SULTRA Desak DPRD Sultra dan Pemkab Bombana Bertindak
- Kasi Pidsus Kejari Kolaka Diduga Terima Suap Proyek RSUD Koltim, GMA Sultra Minta Kejagung RI usut Tuntas
Hasilnya, empat unit barang bukti sepeda motor yang tengah digunakan balapan liar berhasil disita dan diamankan petugas dari tangan empat pelaku balap liar.
Dari lokasi balap liar, barang bukti, langsung dibawah ke Mako Polres Selayar untuk diamankan dan diproses lebih lanjut sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Katim Resmob Polres Selayar, AIPDA Andi Bustan, \”empat unit barang bukti sepeda motor yang berhasil kita sita dari lokasi balap liar akan diamankan dan dikenakan sanksi efek jera dalam bentuk penahanan sementara sampai dengan tiga bulan kedepan\”, terangnya kepada awak media, hari, Minggu, (9/4) petang.
Katim Patmor, berpesan agar warga bisa menjaga stabilitas dan situasi keamanan dengan bersama-sama melakukan tindakan pencegahan terhadap perilaku balap liar, penggunaan mercon, dan tindakan pelanggaran hukum lainnya, terutama selama bulan Ramadhan.
(Andi Fadly Daeng Biritta)
