Portalterkini.com – Di tengah penanganan pandemi Covid-19, pemerintah terus berupaya untuk mengendalikan perekonomian nasional. Keseimbangan \”gas dan rem\” antara penanganan di bidang kesehatan dan ekonomi menjadi tantangan yang tidak mudah untuk dihadapi. Meski demikian, sejumlah indikator perekonomian nasional menunjukkan angka yang menggembirakan.
\”Alhamdulillah di kuartal pertama 2021 dari minus 0,7 (persen), di kuartal kedua kita bisa sudah meloncat ke 7,07 (persen),\” ujar Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan para pimpinan partai politik koalisi di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 25 Agustus 2021.
- Jumat Curhat Perdana di Puosu Jaya, Kapolresta Kendari Kombes Safi’i Nafsikin Ajak Warga Aktif Lapor Gangguan Kamtibmas
- Momentum safari Jumat, Kapolres Kendari Imbau Kamtibmas Ke-Jamaah Masjid Al-Kautsar
- Kapolresta Kendari Kombes Pol Safi’i Nafsikin, S.H., S.I.K., M.H. silaturahmi ke-Dandim 1417 kendari, pererat Sinergisitas
- Tak Miliki Izin PKKPRL dan AMDAL, PELITA SULTRA Dorong Kementerian Perhubungan RI Cabut Izin Tersus PT TMN
- 10 tahun Beroperasi dan Timbulkan dampak lingkungan, Tambang Pasir di Sabulakoa Konsel Tuai soroton
Selain itu, angka inflasi juga relatif terkendali di angka 1,5 persen. Jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain, inflasi di Indonesia relatif lebih terjaga.
Indikator ekonomi lainnya yang juga membaik yaitu ekspor yang pada kuartal kedua naik sebesar 31,8 persen. Angka tersebut utamanya didorong oleh sektor pertanian yang mengalami kenaikan cukup signifikan.
\”Saya kira ini membuat kita optimistis,\” tambahnya.
Konsumsi masyarakat selama kuartal kedua berada di angka 5,9 persen. Sementara itu, investasi tumbuh sangat baik di angka 7,5 persen.
Perbaikan sejumlah indikator perekonomian tersebut dibarengi juga dengan naiknya Indeks Kepercayaan Pemerintah yang kini berada di angka 115,6 dibandingkan sebelumnya yang berada di angka 97,6. Kepala Negara memandang bahwa hal tersebut menunjukkan adanya optimisme masyarakat.
\”Ini juga kepercayaan konsumen, kepercayaan publik, kepercayaan masyarakat kelihatan dari indeks-indeks seperti ini yang angkanya selalu kita peroleh apabila surveinya selesai. Artinya ada optimisme, arahnya positif, tetapi juga kita tetap harus berada pada posisi kehati-hatian, kewaspadaan karena memang sekali lagi sulit dihitung dan sulit dikalkulasi,\” tandasnya.
Jakarta, 28 Agustus 2021
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden
