Portalterkini.com, Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Achmad Gusti Hartono menerima audiensi Forum Komunikasi Wartawan Silampari (FKWS), di Ruangan Pesat Gatra Mapolres Mura, Senin (01/08/2022).
Penerimaan audiensi FKWS sendiri masuk kedalam Program Polisi Bedulur, yakni suatu program pendekatan terhadap seluruh elemen guna memastikan kehadiran Polri khususnya Polres Mura ditengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres Mura menyampaikan kepada FKWS selamat datang di Mapolres Mura. Dimana, pertemuan tersebut merupakan pertemuan pertama kali dengan FKWS.
Diakuinya, insan pers di Mura memiliki kedekatan sangat baik dengan Polres Mura. Khususnya dengan para Kasat yang terbilang sangat dekat dengan para wartawan, terbukti disetiap kegiatan Polres Mura tak sedikit media yang menaikan berita.
- Aktivitas Holing ST Nikel diduga Over Dimensi, Ancam Keselamatan warga: Polda Sultra di minta tertibkan
- dituding Menambang Illegal dan tak Kantongi Izin PPKH, Direktur PT PUP Menepis “itu tudingan menyesatkan”
- Penyaluran bibit sawit di Konut diduga bermasalah, APLH Sultra minta kejati dan BPK RI audit serta proses hukum
- Idul Adha 1447 H, Kadin Sultra Salurkan 3 Ekor Sapi ke Warga Kendari
- Aksi Jilid II GEMPUR Pertanyakan Urgensi Hibah Rp1,9 Miliar untuk Pagar Lahan Kosong Kejari Konawe
Lebih lanjut, Kapolres meminta FKWS untuk mendukung Polres Mura meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).
Sementara, Ketua Umum FKWS, Zainuri, menyampaikan terimakasih kepada Kapolres karena telah meluangkan waktu untuk bertema rombongan FKWS.
Pada pertemuan itu, Zainuri memaparkan sejarah singkat FKWS sebagai perkenalan dengan Kapolres. Dari awal mula yang bernama Forum Komunikasi Wartawan Mura (FKWM) hingga berubah menjadi FKWS, karena keanggotaan didalamnya meliputi wartawan yang bertugas di wilayah Silampari (Mura, Lubuklinggau dan Muratara).
Lebih lanjut, Zainuri juga meminta pihak Polres Mura untuk selalu memberikan perlindungan terhadap wartawan. Mengingat, pekerjaan wartawan baginya bukan tanpa resiko.
\”Meminta perlindungan, karena profesi wartawan di lapangan bukan tanpa resiko, seperti ancaman dan segala macam saat melakukan tugas liputan yang berhubungan dengan kasus,\” ungkapnya.
(Andi Yulasmai) Silampari


















