Musi Rawas – Portalterkini.com, Desa G1 Mataram Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas di jadikan sebagai contoh perkampungan pancasila dari tiga Kabupaten yang meliputi kabupaten Musi Rawas, kota Lubuk Linggau dan Musi Rawas Utara (MLM). Telah diketahui bahwa desa tersebut terdapat banyak etnik suku dan ras yang bermukim disana yang mana walaupun adanya perbedaan ditengah-tengah mereka tidak menimbulkan suatu permasalahan dan perpecahan baik secara individu maupun kelompok. (14/07/2022).
Dalam kegiatan percontohan kampung Pancasila yang di adakan oleh Kodim 0406 Lubuklinggau yang bertepatan di Lapangan Bola Kaki Desa G1 Mataram nampak dihadiri oleh Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud, Polres Musi Rawas, Forum komunikasi Umat Beragama (FKUB), ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Heriansyah Camat Tugumulyo dan Camat seluruh Musi Rawas, Kepala Desa serta perangkat Desa G1 Mataram, Perwakilan dari toko Agama, toko Masyarakat, dan tentunya warga Desa G1 Mataram.
- Dukung Program Kementerian, Lapas kelas II A Kendari, Sukses Panen Raya Jagung Hasil Edukasi warga binaan
- Kadin Sultra Luncurkan Sufana Sari Kedelai di Konawe, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
- Anton Timbang Torehkan Prestasi Selama Memimpin Kadin Sultra
- Diduga Lahan Warga Diserobot Oknum Anggota TNI, PERAK SULTRA Desak DPRD Sultra dan Pemkab Bombana Bertindak
- Kasi Pidsus Kejari Kolaka Diduga Terima Suap Proyek RSUD Koltim, GMA Sultra Minta Kejagung RI usut Tuntas
Disela-sela kegiatan, wartawan media Portalterkini.com saat dimintai keterangannya kepala Desa Bapak Hendi Mukhtar begitu sapaan akrabnya bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dari kebhinekaan antara umat beragama dan juga menjadikan contoh kampung Pancasila yang berada di tiga kabupaten.
\”Tentunya kami sangat mendukung dan berterimakasih sekali dengan terpilihnya desa kami menjadi contoh perkampungan pancasila, sebagai pemerintah Desa G1 Mataram,dan seluruh lapisan masyarakat tentunya ini tetap kami pertahankan sampai kedepan dan insyaallah nanti akan terus berkembang dan kami bisa memupuk rasa solidaritas perhubungan dan rasa kebersamaan diantara kami\”. Paparan kepala Desa
Dandim 0406 Lubuklinggau Letkol Anggemg, S.P saat ditemui awak media ia menjelaskan kegiatan perkampungan pancasila yang diadakan di tahun ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan.
\”kegiatan ini tentunya diadakan guna untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila ditengah – tengah masyarakat dan juga bisa memberikan dan menerapkan rasa toleransi kepada umat beragama sehingga menimbulkan rasa aman dan damai dalam bermasyarakat dan ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan.\” Ucapnya
Kemudian dari pada itu Letkol Anggeng, S.P juga dengan diadakan sosialisasi arti kebhinekaan bisa menjadikan rasa tenggang rasa kepada sesama dan juga menjelaskan mengapa desa G1 Mataram yang dipilih menjadi kampung Pancasila. \”Disni mengapa kita memilih G1 Mataram menjadi percontohan kampung Pancasila dikarenakan disini terdapat banyak sekali keaneka ragaman Suku, Ras dan Golongan yang mereka bisa hidup berdampingan, dan inilah arti dari kebhinekaan walaupun berbeda tetap satu jua, dan ini juga yang menjadikan alasan mengapa kita memilih Desa G1 Mataram.\” Pungkas
(Andi Yulasmai) Silampari
