Portalterkini.com – Konawe Selatan, Minggu,12/6/2022, sekitar Pukul 11.00 Wita. Dalam pantauan media ini, warga di Desa Buke Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan masih menekuni sebagai pengrajin atap Rumbia.
Saat dimintai keterangan, salah satu warga tersebut bernama Guu menjelaskan bahwa, \”dalam satu hari ia mampu membuat atap rumbia hingga sampai lima puluh (50) lembar,\” Ucap Guu
Menurut warga tetangga yang enggan diketahui namanya, ia juga mengatakan bahwa, \” setiap ada kegiatan baik di wilayah Desa Buke mereka sering datang membuat atap rumbia guna bergotong royong bersama – sama,\” Katanya
- GMA Sultra Minta Menteri ESDM Tidak Mengeluarkan RKAB PT GMS
- Anton Timbang Gas Pol! IMI Sultra Bidik 17 Kabupaten/Kota, Porprov dan Musprov Menanti
- Tanah Adat, Hak Asiatik yang terabaikan: Krisis perlindungan hukum, Perda dan Kebijakan Pusat diharapkan
- IMI Sultra Gandeng BNN Kendari, Perkuat Komitmen Organisasi Bersih Narkoba
- Kadin sultra Gelar rapat persiapan Musprov di rangkaikan Sosialisasi Anti Narkotika bersama BNN kota kendari
Lanjut warga tetangga itu, Dalam membuat atap rumbia, bukan hanya di gunakan untuk keperluan rumah, tetapi bisa juga untuk diperjual belikan, dan memang sudah banyak yang sering datang membeli di luar Desa Buke.
Sementara itu Sekretaris Desa yang namanya tidak ingin di sebut, menurutnya dan ia menyatakan bahwa, atap rumbia sudah ada dari jaman para Leluhur sudah memakai atap rumbia. Dan perlu di lestarikan bahwa masyarakat sekarang ini masih mengunakan atap rumbia.
Masih kata Sekdes, Selain daunnya untuk digunakan sebagai atap pada umunya, masyarakat suku tolaki bisa juga batangnya di proses menjadi Sagu untuk di konsumsi pada masyarakat khususnya suku tolaki. Pungkasnya
Laporan : Amudin
