Portalterkini.com, – RIAU – Pekanbaru – Setelah terbentuk dan terbangun parpol partai Nusantara di kota Pekanbaru provinsi Riau di 12 Kabupaten/Kota selaku pimpinan wilayah daerah Riau sesuai (SK) Surat Keputusan pengangkatan Dewan Pimpinan Derah melalui SK No.002 DPP.PN-B-100.12.03/2021 melalui media ini Pada Hari Sabtu, 19/03/22
Setelah Surat keputusan diterima, kini sudah di jalankan sesuai isi SK yang di mandataris kepada yang bersangkutan ketua DPD Riau Partai Nusantara Dedi Nasution melalui perkembangan partai Nusantara dan administrasi Data mulai dari legalitas domisilinya kantor DPD PN Riau, dengan saran dan cara mengikuti, instruksi dari DPP Partai Nusantara di Jakarta , untuk sementara DPD Riau sudah menyiapkan prosedur administrasi dari mulai menkumham, Kesbangpol, DPC dan DPAC di wilayah masing-masing komplit tanpa mengunakan dana DPP PN, untuk sementara dari para ketua DPD partai Nusantara,saran awalnya mengunakan dana sendiri dengan cara, Swakarya, Swakelola dan Swadaya sebelum kucuran dana dari DPP partai Nusantara, akan di luncurkan ke daerah masing-masing, terang Mikeal selaku Sekjen menguraikan kepada ketua DPD Riau kala itu.
- GMA Sultra Minta Menteri ESDM Tidak Mengeluarkan RKAB PT GMS
- Anton Timbang Gas Pol! IMI Sultra Bidik 17 Kabupaten/Kota, Porprov dan Musprov Menanti
- Tanah Adat, Hak Asiatik yang terabaikan: Krisis perlindungan hukum, Perda dan Kebijakan Pusat diharapkan
- IMI Sultra Gandeng BNN Kendari, Perkuat Komitmen Organisasi Bersih Narkoba
- Kadin sultra Gelar rapat persiapan Musprov di rangkaikan Sosialisasi Anti Narkotika bersama BNN kota kendari
Pihak DPD PN kini kekecewaan mulai muncul atas sikap perilaku pihak DPP PN, Ketika di pertanyakan bagaimana kabar legalitas pendaftaran di Menkumham pusat dengan sikap setelah membayar pendaftaran PNBP Rp.100.000.000,(seratus juta rupiah)tidak dapat di pertanggung jawabkan pihak DPP partai Nusantara di jakarta, yang hanya mengumbar janji-janji Angin surga saja terkait lolosnya partai Nusantara masuk ke pemilu serentak 2024. Red
Sementara kutipan Kalimat Mikeal selaku sekjen DPP partai Nusantara menyampaikan kabar tak pasti tanpa memberikan informasi akurat malah sikap nya terkait data-data penting dari daerah provinsi Riau sudah di terima nya, ingin di kuasai bahkan informasi mau di jual melalui agreement kepada orang lain Fander yang tidak hadir di acara pertemuan di rekayasa Mikeal selaku Sekjen DPP PN, Anehnya, tawar menawar harga info dari Jakarta semua data diduga telah ada harga partai Nusantara dikuasisi dengan Fander nya, informasi terkini, Sekjen DPP partai Nusantara Mikeal meminta, satu unit mobil tipe/merk Hammer dan uang tunai sebesar Rp.2 Milyar,inikan aneh setelah acara rapat tertutup di salah satu hotel di Rawamangun Jakarta tanpa melibatkan seluruh pengurus DPD PN sebagai pendiri partai Nusantara.(info dari Narasumber)
Padahal, janjinya Mikeal bila sudah deklarasi semua ketua DPD partai Nusantara se- Indonesia akan di Undang untuk Akuasisi di berikan sejumlah uang partai Nusantara sejumlah Rp.2 miliar sesuai kebutuhan untuk DPD PN. Ungkapnya terdahulu
Miris sikap Mikeal selaku Sekjen keterlaluan,kini berubah pikiran dan terkesan Mikeal menguasai partai politik tanpa transparan (terbuka) kepada seluruh pengurus ketua DPD PN, Seluruh Nusantara, hingga banyak merugikan pengurus DPD, terutama ketua DPD Riau salah satu nya.
Terbaca, sehingga muncullah sikap arogansi kekuasaan menguasai partai Nusantara tanpa pemberitahuan terlebih dahulu siapa ketua umum DPP partai Nusantara, tanpa dengan cara musyawarah sebagai pimpinan no dua di partai Nusantara serta ketidak jujur nya bahkan dugaan keterlibatan sekjen DPP partai Nusantara Mikeal menguasai partai tanpa ada kejelasan, transparan kepada seluruh pengurus DPD PN RIAU dan lainnya, hingga muncul berita ini.
yang berjanji akan mengucurkan dana bantuan berikut atribut partai Nusantara di seluruh daerah tersebar 34 Provinsi, melalui media ini pada Sabtu ini. Sikap dari Mikeal menguasai partai politik tanpa transparan dan kejujuran kini semua ketua DPD partai Nusantara sudah dirugikan melalui segi finansial, curahan tenaga dan pembohongan publik terhadap Pendiri partai Nusantara lainnya, besar kemungkinannya Senin besok akan melaporkan kepihak berwajib Polda Riau.
Kerugian dana perkembangan Partai Nusantara di tafsir Sejumlah Finansial sebesar Rp.350.000.000 (tiga ratus lima puluh juta rupiah akan di laporkan nya penipuan dari Mikeal selaku Sekjen DPP partai Nusantara tidak ada menghargai perjuangan membesarkan partai Nusantara di seluruh pengurus DPD PN, DPC dan DPAC partai Nusantara ini.
Jurnalis : \”Tim-Media\”


















