Portalterkini.com, – Banten – Pengerjaan jalan berupa perkerasan berukuran P. 170 M x L.2 M berlokasi di Gang TPU Kampung Simpang,Desa Kubang Kampil Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, disinyalir asal jadi. Pasalnya jalan yang dibangun dengan menyerap anggaran dari Dana Desa (DD) tahap 3 ,Tahun Anggaran 2021 senilai Rp 30.110.000.00. tidak ditindak lanjuti dengan alat berat (Stum).
Hal itu diketahui dari Nanang selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kubang Kampil,saat di temui Suara Rakyat belum lama ini di Kantor Kepala Desa Kubang Kampil. \” Perkerasan jalan itu tidak menggunakan alat berat,untuk pemadatan sehubungan tidak ada biaya.\” Begitu ucapan Nanang terkesan tanpa beban.
Pertanyaannya,Kenapa pembuatan jalan bermaterial lempengan Batu itu (Batu belah) tidak dilakukan pemadatan ? bukankah alat pemadat dan perkerasan ibarat Dua sisi mata uang yang sama ?! untuk sama-sama menguatkan kondisi fisik,dan itu adalah sesuatu yang wajib.Kemudian bukankah sebelumnya Tim pengelola Kegiatan (TPK) merencanakan budget sebagaimana yang diharapkan Masyarakat di Musrenbangdes Tahun 2019,kemudian di realisasikan di Tahap 3 Tahun Anggaran 2021.
Dengan demikian,sebaiknya agar dikaji ulang terutama oleh Tim Monitoring dari pihak Kecamatan Sukaresmi untuk tidak gegabah melakukan nilai plus,sebelum berkas Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) secara kolektif dari Desa Kubang Kampil diserahkan ke Meja DPMPD Kabupaten Pandeglang,selambatnya Bulan Pebruari mendatang.
- GMA Sultra Minta Menteri ESDM Tidak Mengeluarkan RKAB PT GMS
- Anton Timbang Gas Pol! IMI Sultra Bidik 17 Kabupaten/Kota, Porprov dan Musprov Menanti
- Tanah Adat, Hak Asiatik yang terabaikan: Krisis perlindungan hukum, Perda dan Kebijakan Pusat diharapkan
- IMI Sultra Gandeng BNN Kendari, Perkuat Komitmen Organisasi Bersih Narkoba
- Kadin sultra Gelar rapat persiapan Musprov di rangkaikan Sosialisasi Anti Narkotika bersama BNN kota kendari
Soleman Kepala Desa Kubang Kampil,sekligus berperan sebagai penanggung jawab anggaran, saat dimintai Komentarnya lewat What-Shap mengatakan.\” SUDAH SELESAI tidak perlu mempermasalahkan.\” ujarnya
Berbeda dengan ucapan Ketua TPK \” Jalan itu BELUM SELESAI nanti ditambahkan Batu di atasnya.\” kilah TPK. ( Juhadi)


















