Portalterkini.com, – Konawe, Sulawesi Tenggara – perselisihan yang terjadi antara Wayan Suparta dan Djainal, ST. Akhirnya mereda setelah sekian lama bergulir dalam sebuah proses peradilan.
Diketahui sebelumnya Wayan Suparta, yang merupakan anggota Polri aktif hingga kini, melalui kuasa hukumnya telah menggugat Djainal, ST. Di pengadilan Negeri Unaaha atas dugaan tidak menyelesaikan kewajiban selaku kontraktor pada pembangunan embung di kabupaten Konawe pada 2017 lalu.
Setelah semua proses peradilan. Hari ini kamis (20/1/2022) putusan pengadilan resmi di umumkan.
\”Saya di gugat Wayan, katanya ada kewajiban yang tidak saya selesaikan. Padahal cerita sebenarnya adalah kebalikan dari apa yang di gugat Wayan ini. Dari awal sebenarnya saya tidak ingin bekerja sama dengan Wayan. Selain dari proyek ini tidak ada subkontrak karena nilai anggaran, juga saya tau bahwa Wayan ini anggota Polri aktif. Mengacu kepada regulasi Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003. Tentang peraturan disiplin anggota Kepolisian Republik Indonesia, maka sebenarnya Wayan tidak boleh lakukan kegiatan pekerjaan ini. Tapi karena dia datang sama saya dan minta kerjaan yang mana pada saat itu adalah pengadaan material Proyek embung, saya anggap dia anak, jadi saya mengiyakan. Belakangan saya malah digugat di pengadilan. Tapi alhamdulilah, semua telah terbukti dan hari ini, Kamis 20 Januari 2022 pengadilan Negeri Unaaha menolak seluruh nya gugatan Wayan yang berarti segala bukti menunjukkan bahwa saya tidak seperti apa yang di gugat oleh Wayan, alias saya tidak bersalah\”. Demikian Djainal, ST. Menuturkan pada media ini.
- Dukung Program Kementerian, Lapas kelas II A Kendari, Sukses Panen Raya Jagung Hasil Edukasi warga binaan
- Kadin Sultra Luncurkan Sufana Sari Kedelai di Konawe, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
- Anton Timbang Torehkan Prestasi Selama Memimpin Kadin Sultra
- Diduga Lahan Warga Diserobot Oknum Anggota TNI, PERAK SULTRA Desak DPRD Sultra dan Pemkab Bombana Bertindak
- Kasi Pidsus Kejari Kolaka Diduga Terima Suap Proyek RSUD Koltim, GMA Sultra Minta Kejagung RI usut Tuntas
Di hubungi oleh media ini, via seluler. kuasa hukum Wayan Suparta, Agus Ariadi, S.H., M.H. mengatakan bahwa dirinya bersama klien akan kembali mengajukan gugatan.
\”Saya selaku kuasa hukum WS, akan kembali mengajukan gugatan. Pada putusan hari ini, Kamis (20/1/2022) hakim mengatakan bahwa gugatan tidak dapat diterima. Artinya ada ketidak sinkronkan. Atau ada cacat, tapi bukan berarti ini tidak bisa di gugat lagi. Jadi kami akan kembali menggugat\”. Pungkas Agus.
Di tempat lain Djainal, ST. Menegaskan bahwa pihaknya akan menuntut balik atas sejumlah dugaan tindak pidana yang dilakukan WS.
\”Kita lihat saja, si WS akan saya tuntut terkait beberapa hal yang di duga merupakan tindak pidana yang mana semua ini masih ada keterkaitan semua dengan pekerjaan proyek\”. Tutup Djainal, ST.
Sumber : Pianus Arung


















