Portalterkini.com – KENDARI – Ratusan massa gelar aksi unjuk rasa penolakan pelaksanaan Musyawarah Kamar Kadin dan Industri (Munas Kadin) yang ke VIII yang akan dilakukan di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Aksi unjuk rasa tersebut digelar di perempatan lampu merah Pasar Baru, Kecamatan Kadia Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra). Rabu, 30/06/2021.
Tak hanya itu, aksi tersebut pun juga menolak kedatangan orang nomor satu Indonesia yaitu Presiden Republik Indonesia (RI) Bapak Ir. H. Joko Widodo di Kota Kendari.
- Jumat Curhat Perdana di Puosu Jaya, Kapolresta Kendari Kombes Safi’i Nafsikin Ajak Warga Aktif Lapor Gangguan Kamtibmas
- Momentum safari Jumat, Kapolres Kendari Imbau Kamtibmas Ke-Jamaah Masjid Al-Kautsar
- Kapolresta Kendari Kombes Pol Safi’i Nafsikin, S.H., S.I.K., M.H. silaturahmi ke-Dandim 1417 kendari, pererat Sinergisitas
- Tak Miliki Izin PKKPRL dan AMDAL, PELITA SULTRA Dorong Kementerian Perhubungan RI Cabut Izin Tersus PT TMN
- 10 tahun Beroperasi dan Timbulkan dampak lingkungan, Tambang Pasir di Sabulakoa Konsel Tuai soroton
Pantauan media ini di Lokasi kejadian, massa aksi yang rencana berlangsung damai, namun tiba-tiba saja berakhir ricuh saling adu mulut, bahkan saling lempar pun terjadi dilokasi tersebut.
Aksi demonstrasi yang ricuh itu terjadi saat ratusan massa aksi bertolak dari perempatan lampu merah Pasar Baru menuju Hotel Claro di Jalan By Pass Kota Kendari.
Massa melanjutkan perjalanan menuju Hotel Claro. Mereka juga mencabut bendera Kadin dan PDIP yang terpampang di median jalan.
Di area Hotel Claro sendiri, ratusan pengamanan sudah dilakukan penjagaan ketat. Namun massa memaksa masuk hingga saling lempar batu dan bambu runcing pun terjadi, hingga saling kejar-kejaran sambil membawa bambu runcing , batu,kayu dan alat lainnya. Aparat kepolisian yang juga berada di lokasi itu langsung menembakkan beberapa kali gas air mata untuk mmbubarkan gerakan massa aksi itu.
Lihat Juga Vidio Dibawah ini :


















